Dengan maraknya media pamer *media social maksudnya seakan tak ada sekat apapun di antara manusia. Semua bisa bebas kita dapatkan informasi sampai aib negara sangat gampang diperoleh walau hanya menggerakkan ujung jari dan sedikti memutar otak.

Bagi orang yang sudah kecanduan paket data, ini dianggapnya kemajuan teknologi. Apanya yang kemajuan hanya uploud gambar keadaan kamu dan update lokasi dianggap sudah seakan paling canggih. 

Karna ikut – ikutan akhirnya banyak orang orang yang terlihay bahagia padahal hidupnya semerawut dan tak karuan. Seakan disimbolkan jika sudah sampai di laut yang indah kemudian memoto diri, inilah kebahagian. Kemudian dibagikan, agar semua orang tau kalau dia sedang bahagia.

Orang2 yang sungguh bahagia, dia tidak pusing dengan penilaian dan omongan orang lain, apalagi sekadar prasangka pun kebencian tanpa alasan.
Orang2 yang sungguh bahagia, dia tidak perlu menceritakan hidupnya, prestasinya, hal hebat yang dia lakukan, apalagi kalau sekadar mengumumkan hal2 sepele, doa-doa personal, keluh-kesah, dan hal lainnya ke orang lain.
Orang2 yang sungguh bahagia, dia tidak tertarik lagi untuk pamer! 
*Tere Liye

Padahal kalau kita sama -sama dibandingkan. Orang yang duduk dengan damai setelah sholat kemudian menjentikkan tangannya lalu berdzikir secara lirih lebih bahagia dari pada yang berteriak dengan keras, tenggelam dalam lautan manusia diiringi musik.

Orang dengan seteguk air putih dan kurma melepas puasanya jauh lebih bahagia daripada yang duduk mengangkang karna *klepokan alkohol hasil #GandakanDuit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s